Minoxidil Untuk Rambut

nurse-2019420_640
Update Terakhir:

18 Desember 2025

Diperiksa Secara Medis Oleh: Review Pending
Ditulis Oleh: Tim Editorial ROEGAN

TLDR

Minoxidil untuk rambut yang lebat dan bervolume. Dengan penggunaan secara global serta bukti ilmiah yang sangat kuat, minoxidil merupakan solusi kebotakan yang hampir pasti memberikan pertumbuhan rambut baru.

Apakah tepat jika ketika kita menggunakan minoxidil untuk rambut? Lalu bagaimana cara pakainya? Simak artikel berikut untuk penjelasannya. 

Minoxidil merupakan 1 dari hanya 2 obat yang diakui oleh FDA (BPOM Amerika Serikat) untuk mengobati kerontokan dan kebotakan. Pada dasarnya, minoxidil merupakan cairan oles yang bekerja dengan memperpanjang fase anagen (fase dimana folikel rambut tumbuh subur) dan memperpendek fase telogen (fase dimana folikel rambut sedang beristirahat, alias tidak sedang menumbuhkan rambut). Pada kulit kepala manusia normal, sekitar 80% folikel berada dalam fase anagen dan 20% dalam fase telogen. Namun, pada orang yang mengalami kerontokan atau kebotakan, rasio ini mungkin lebih kecil. Dalam kasus orang yang kepalanya botak plontos, maka 0% folikel berada dalam fase anagen dan 100% dalam fase telogen. Dengan memperpanjang fase anagen, minoxidil dapat menaikkan rasio tersebut sehingga kulit kepala penuh dengan rambut. 

Selanjutnya, mari kita lihat bukti efektivitas minoxidil untuk rambut. 

Minoxidil Untuk Pria

Untuk kebotakan pada pria (androgenetic alopecia atau male pattern hair loss), penggunaan minoxidil 5% dua kali sehari (pagi dan malam) telah menunjukkan efektivitas yang terdokumentasi dengan baik di sejumlah jurnal ilmiah:

Sebuah studi selama 48 minggu pada 393 relawan pria menemukan bahwa minoxidil 5% lebih efektif dalam menumbuhkan rambut dibandingkan dengan minoxidil 2% dan plasebo (tidak memakai apa-apa) baik dari segi jumlah rambut maupun kepuasaan relawan. Para relawan yang menggunakan minoxidil 5% mengalami pertumbuhan rambut 45% lebih banyak dibandingkan yang menggunakan minoxidil 2% dan terlebih lagi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan apa-apa (plasebo). 

Minoxidil Untuk Wanita

Untuk kebotakan pada wanita (female pattern hair loss), pengunaan minoxidil 2% dua kali sehari (pagi dan malam) telah menunjukkan efektivitas yang terdokumentasi dengan baik di sejumlah jurnal ilmiah:

Sebuah studi selama 48 minggu pada 381 relawan wanita menemukan bahwa minoxidil 2% lebih efektif dalam menumbuhkan rambut dibandingkan dengan plasebo (tidak memakai apa-apa) baik dari segi jumlah rambut maupun kepuasan relawan. 

Walau ada kepercayaan bahwa minoxidil 5% dapat memberikan hasil yang lebih baik pada wanita, namun langkah ini tidak dianjurkan. Salah satu efek samping yang ditimbulkan oleh penggunaan minoxidil dosis tinggi, yakni 5% adalah tumbuhnya rambut di wajah. Pada pria, efek samping ini tidak bermasalah dan malah mungkin menguntungkan. Namun pada wanita, hal ini dapat berpengaruh terhadap penampilan dan sebaiknya dihindari. Minoxidil 2% merupakan dosis yang ideal bagi wanita yang ingin menumbuhkan rambut di kepala tanpa mendapatkan efek samping berupa rambut yang tumbuh di area wajah. Terlebih lagi, sebuah studi meta analisis di tahun 2016 menemukan bahwa untuk wanita, tidak ada bukti bahwa minoxidil 5% lebih efektif dibandingkan dengan minoxidil 2%. 

Catatan tambahan untuk para wanita, minoxidil tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.

Untuk cara penggunaan minoxidil, klik link berikut.

Untuk mempelajari efek samping penggunaan minoxidil, klik link berikut.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis. Informasi yang terkandung di sini bukan merupakan pengganti dan tidak boleh diandalkan untuk nasihat medis profesional. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari perawatan apa pun.