Niacinamide: Resep Rambut Awet Muda

dr Audrey Amily ROEGAN
Update Terakhir:

10 November 2021

Diperiksa Secara Medis Oleh: dr. Audrey Amily
Ditulis Oleh: Tim Editorial ROEGAN

TLDR

Niacinamide terbukti dapat melindungi dan mencegah kerontokan rambut prematur. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang menunjukkan bahwa niacinamide dapat meningkatkan pertumbuhan rambut melalui mekanisme kerjanya dalam mencegah penuaan sel dengan mengurangi terjadinya stress oksidatif dan mencegah terjadinya fase katagen prematur.

Niacinamide merupakan bentuk amida dari vitamin B3 (niasin) yang dapat larut dalam air. Niacinamide sudah sering digunakan dalam berbagai produk perawatan rambut sebagai bahan aktif yang dapat mencegah kerontokan. 

Berikut adalah beberapa studi yang pernah mempelajari efek niacinamide terhadap kebotakan rambut. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa turunan vitamin B3 terbukti dapat menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam pertumbuhan rambut pada penderita kebotakan.2  Selain itu, dalam sebuah penelitian yang membandingkan antara efektivitas adenosin dan niacinamide pada pria Jepang yang menderita alopesia androgenik, 32% dari peserta yang diobati dengan niacinamide menunjukkan peningkatan yang signifikat pada ketebalan rambut.3

Pada tahun 2021, beberapa ilmuwan di Korea mempelajari dengan seksama efek niacinamide terhadap kerontokan rambut dengan menggunakan kultur sel papila dermal manusia (hDPCs). Dengan memaparkan niacinamide dalam berbagai konsentrasi ke hDPCs selama 24 jam, beberapa parameter kemudian diobservasi untuk menentukan efek pemaparan tersebut. Sebelumnya, penting untuk diketahui bahwa dalam mengatasi kerontokan rambut, hal yang penting untuk diperhatikan adalah memperpanjang fase anagen dan mempersingkat fase katagen dan fase telogen.

Salah satu parameter yang diobservasi pada penelitian di Korea adalah tingkat ekspresi gen DKK-1. Gen DKK-1 dikenal sebagai pemicu fase katagen pada pertumbuhan rambut, sehingga normalnya gen DKK-1 harus didapatkan dalam jumlah rendah. Pada penelitian yang telah dilakukan, Niacinamide terbukti dapat menekan tingkat ekspresi gen DKK-1 (lihat grafik di bawah).

Parameter lain yang diobservasi adalah tingkat LDH atau laktat dehydrogenase. LDH yang tinggi dapat menunjukkan terjadinya kerusakan sel akibat sitotoksisitas dari bahan kimia (dalam studi ini, kimia yang digunakan adalah H2O2). Ketika hDPCs dipaparkan H2O2 untuk menstimulasi reaksi stres oksidatif, ditemukan bahwa niacinamide dapat berfungsi untuk mengurangi kerusakan sel yang terjadi. Hal ini  ditandai dengan lebih rendahnya tingkat LDH (lihat grafik di bawah). 

Indikator lain yang dinilai melalui studi yang dilakukan terkait dari ekspresi gen p21, yang merupakan suatu protein pengatur siklus sel. p21 didapatkan meningkat seiring penuaan yang terjadi pada sel, sehingga apabila didapatkan kadar p21 yang tinggi dapat menandakan terjadinya gangguan pertumbuhan rambut baru. Pada studi ini, niacinamide juga ditemukan terbukti dapat menurunkan tingkat p21 (lihat grafik di bawah). 

Kesimpulannya, data yang didapat dari studi ini menunjukkan bahwa niacinamide dapat meningkatkan pertumbuhan Kesimpulan dari data yang didapat pada studi yang dilakukan, yaitu bahwa niacinamide dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dengan mencegah fase katagen yang prematur (dengan cara menekan DKK-1) dan sekaligus melindungi sel rambut dari stres oksidatif.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis. Informasi yang terkandung di sini bukan merupakan pengganti dan tidak boleh diandalkan untuk nasihat medis profesional. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari perawatan apa pun.