Panduan Lengkap Manfaat Minyak Kemiri Dalam Mengatasi Kebotakan Atau Rambut Rontok

Update Terakhir:
27 February 2025
Diperiksa Secara Medis Oleh: dr. Giovanni Gilberta
Ditulis Oleh: Tim Editorial ROEGAN
TLDR
Manfaat minyak kemiri bukanlah sekedar mitos turun temurun masyarakat Indonesia. Di sini, tim ROEGAN memaparkan 3 (tiga) jurnal ilmiah yang mendukung korelasi pemakaian minyak kemiri dengan pertumbuhan rambut yang lebih baik.
Apa itu Minyak Kemiri?
Minyak kemiri (Aleurites moluccana L.) merupakan solusi turun temurun masyarakat Indonesia dalam mengurangi kerontokan rambut, mencegah kebotakan hingga menumbuhkan rambut. Namun, apa ada dasar dan bukti ilmiah yang dapat mendukung klaim tersebut?
Cara Kerja Minyak Kemiri Dalam Menumbuhkan Rambut
Minyak kemiri mengandung asam linoleat yang notabene dikenal sebagai antioksidan. Ditambah lagi, asam linoleat memiliki berat molekul yang rendah sehingga mudah diserap oleh kulit dan juga rambut.1 Inilah alasan kenapa minyak kemiri bisa efektif dalam mengurangi stres oksidatif, menjaga kesehatan kulit kepala, dan mendukung fungsi folikel rambut. Selain itu, minyak kemiri juga mengandung flavonoid, dan polifenol yang berkhasiat untuk menyuburkan rambut.1
Bukti Ilmiah Minyak Kemiri Dapat Menumbuhkan Rambut
Di tahun 2008, Wulansari, ED, Masruriati, E & Dewanti, D melakukan penelitian efek minyak kemiri terhadap pertumbuhan rambut di kelinci. Kelinci-kelinci yang dijadikan percobaan dicukur terlebih dahulu punggungnya sebelum penelitian dimulai agar memudahkan pengolesan dan penilaian yang objektif. Pada setiap kelinci, punggung dibagi menjadi beberapa bagian sebesar 4 x 4 cm yang mana ada yang diolesi minyak kemiri dan ada yang tidak (sebagai kontrol). Minyak kemiri dioleskan dua kali sehari dan pengambilan sampel rambut dilakukan setiap 3 hari selama 18 hari. (klik link untuk membaca penelitian secara lebih lengkap). Hasil dari penelitian tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah.
Hari ke- | Minyak Kemiri (mm) | Kontrol Negatif (mm) |
---|---|---|
3 | 2.43 | 1.49 |
6 | 4.05 | 2.67 |
9 | 5.79 | 3.79 |
12 | 7.70 | 5.69 |
15 | 9.74 | 7.72 |
18 | 11.20 | 9.16 |
Melihat tabel di atas, hasil menunjukkan pemakaian minyak kemiri memang menghasilkan pertumbuhan rambut yang lebih panjang pada kelinci percobaan.
Bukti kedua datang dari penelitian Miftahurahma, NML, Andriyanto, Manalu, W & Ilyas, AZ pada tahun 2023. Kali ini eksperimen menggunakan binatang yang berbeda, yakni tikus. Mirip dengan praktik penelitian di tahun 2008, punggung para tikus percobaan dicukur terlebih dahulu sebelum observasi dimulai. Perbedaannya, kali ini binatang percobaan (tikus) dibagi menjadi 4 kelompok: kelompok A (kontrol, tidak dioleskan kemiri), kelompok B (dioleskan kemiri 1x sehari), kelompok C (dioleskan kemiri 2x sehari) dan kelompok D (dioleskan kemiri 3x sehari). Pengambilan sampel rambut dilakukan dengan cara yang sama dengan pada studi yang menggunakan kelinci dan hasilnya dapat dilihat di tabel di bawah.
Kel. | Panjang Hari ke-6 | Panjang Hari ke-9 | Panjang Hari ke-12 | Panjang Hari ke-15 |
---|---|---|---|---|
A | 0.5257± 0.1292 | 0.809± 0.1550 | 0.952± 0.2335 | 1.271± 0.527 |
B | 0.7187± 0.1453 | 0.988± 0.2460 | 1.202± 0.3230 | 1.636± 0.640 |
C | 0.7523± 0.1353 | 0.957± 0.0968 | 1.242± 0.1453 | 1.849± 0.668 |
D | 0.8240± 0.2810 | 1.128± 0.2073 | 1.514± 0.4440 | 1.964± 03.6 |
Melihat tabel di atas, hasil tidak hanya menunjukkan minyak kemiri dapat menghasilkan pertumbuhan rambut, tetapi semakin sering pengolesan maka hasil akan semakin baik.
Jika 2 jurnal sebelumnya hanya memberikan bukti korelasi pemakaian minyak kemiri dengan pertumbuhan rambut pada binatang percobaan, maka bukti ketiga memberikan bukti nyata efektifitas minyak kemiri pada pertumbuhan rambut manusia. Sebuah studi oleh Rachmawati, L & Ulfatun, R pada tahun 2020 terhadap batita di Cirebon. Hasil dapat dilihat pada tabel di bawah.
Variabel | Mean | Median | Modus | Min-Max |
---|---|---|---|---|
Kontrol | 1.056 | 1.000 | 1.00 | 0.90-2.00 |
Intervensi | 3.017 | 3.000 | 3.00 | 2.40-3.50 |
Melihat tabel di atas, terbukti bahwa pada manusia, pemakaian minyak kemiri (grup intervensi) dapat menghasilkan helai rambut yang lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak memakai kemiri (grup kontrol).
Dosis dan Cara Pakai Minyak Kemiri
Sejauh ini belum ada studi ilmiah yang mendalami dosis dan cara pemakaian minyak kemiri yang paling optimal untuk pertumbuhan rambut. Namun, merujuk hasil yang didapatkan oleh Miftahurahma, NML, Andriyanto, Manalu, W & Ilyas, AZ, maka dapat disimpulkan bahwa penderita kebotakan dapat mendapat hasil yang lebih baik jika mengoleskan minyak kemiri pada kulit kepala lebih sering.
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis. Informasi yang terkandung di sini bukan merupakan pengganti dan tidak boleh diandalkan untuk nasihat medis profesional. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari perawatan apa pun.