Apakah Minoxidil Dapat Menyembuhkan Kebotakan?

nurse-2019420_640
Update Terakhir:

08 September 2021

Diperiksa Secara Medis Oleh: Review Pending
Ditulis Oleh: Tim Editorial ROEGAN

TLDR

Hasilnya, ditemukan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada hasil medical check up sebelum dan sesudah pemakaian (yakni, pada bulan ke-12). Dengan kata lain, pemakaian Minoxidil pada jangka panjang terbukti tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Pada penderita androgenetic alopecia, ditemukan bahwa kadar Minoxidil dalam darah berbanding lurus dengan hasil pertumbuhan rambut. Sebagai catatan, pertumbuhan rambut dimonitor melalui observasi klinis dan biopsi untuk memastikan objektivitas.

Vanderveen et al. mempelajari efek pemakaian Minoxidil dalam jangka panjang (12 bulan) terhadap 24 relawan. Para relawan tersebut mengalami kebotakan yang dapat digolongkan sebagai androgenetic alopecia (9 relawan) dan androgenetic areata (15 relawan). Seiring dengan pemakaian Minoxidil 2 kali sehari selama 12 bulan tersebut, para relawan mendapatkan medical check up secara rutin untuk mendeteksi abnormalitas yang mungkin terjadi dalam pemakaian Minoxidil berjangka panjang. Medical check up yang dimaksud meliputi: pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, berat badan, kondisi kulit sekitar, complete blood count (CBC), elektrolit, nitrogen urea darah, kreatinin, aspartat aminotransferase, laktat dehidrogenase, alkaline phosphatase, tiroksin serum, ambilan T3, indeks tiroksin bebas, testosteron serum, kadar Minoxidil, urinalisis dan elektrokardiogram.

Hasilnya, ditemukan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada hasil medical check up sebelum dan sesudah pemakaian (yakni, pada bulan ke-12). Dengan kata lain, pemakaian Minoxidil pada jangka panjang terbukti tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Pada penderita androgenetic alopecia, ditemukan bahwa kadar Minoxidil dalam darah berbanding lurus dengan hasil pertumbuhan rambut. Sebagai catatan, pertumbuhan rambut dimonitor melalui observasi klinis dan biopsi untuk memastikan objektivitas.

Namun, pada penderita androgenetic areata, tidak ditemukan hasil pertumbuhan rambut yang memuaskan.

2
3

Kesimpulannya, jika Anda adalah penderita androgenetic alopecia, maka Minoxidil telah terbukti dapat mengembalikan rambut Anda. Sebaliknya, jika Anda adalah penderita androgenetic areata, maka membutuhkan pengobatan alternatif.

Selain itu, efektivitas pengobatan dengan Minoxidil berbanding lurus dengan kadar Minoxidil dalam darah sehingga sangat penting untuk memastikan agar penyerapan Minoxidil topikal pada kulit cukup optimal. Ditambah lagi, Vanderveen et al. juga menyatakan bahwa metode aplikasi Minoxidil topikal kemungkinan dapat mempengaruhi hasil pertumbuhan rambut. Karena itu, kami sarankan agar Anda dapat mengoleskan Minoxidil secara higienis guna hasil yang optimal.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran medis. Informasi yang terkandung di sini bukan merupakan pengganti dan tidak boleh diandalkan untuk nasihat medis profesional. Selalu bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari perawatan apa pun.